Golden Sunrise from Sikunir


Sikunir. Sudah lumayan dikenal yaa Sikunir sekarang dimana – mana. Terkenal dengan sunrise yang luar biasa indah sehingga disebut dengan ‘The Golden Sunrise’. Untuk para pencari sunrise, traveller, dan semua orang yang cinta Indonesia, jangan sampai den belum pernah ke Sikunir. Kalo belum pernah silakan dicari waktunya buat mengunjungi daerah ini. Ga akan nyesel, woth it guys!

Sikunir merupakan sebuah bukit yang berada di daerah Sembungan. Daerah ini biasanya disebut sebagai desa tertinggi di Jawa, yaitu dengan ketinggian … . Daerah Sembungan tidak jauh dari Dieng, jaraknya sekitar 30 menit dari kawasan Kawah Sikidang. Bisa ditempuh dengan mobil maupun dengan kendaraan roda dua, tidak masalah. Jalan yang ditempuh yaitu aspal jalan raya biasa, ketika sudah memasuki gerbang Desa Sembungan maka jalan akan sedikit bergelombang karena menggunakan bebatuan (bukan aspal). Selama perjalanan ke Sembungan tentunya banyak sekali pemandangan di kanan dan kiri yang bisa dinikmati, ditambah dengan udara sejuk yang menyegarkan.

Sesampainya di Desa Sembungan akan mudah sekali menemukan home stay apabila ingin menginap. Fasilitas yang disediakan biasanya berupa kamar dan kasur, selimut tebal banyak, ruang tv, snack, dan air panas tentunya. Jangan sekali – kali mandi pake air dingin di Sembungan ya, bisa –bisa membeku hehe. Cuma satu hal yang ga bisa kamu dapatkan di Sembungan, yaitu sinyal. Provider apapun dijamin kalah hehe. Tapi tenang aja, nanti pas udah di Puncak Sikunir hp kalian pasti akan langsung berbunyi tanpa henti, soalnya di sana sinyalnya full.

Karena tujuannya adalah mengejar sunrise, jadi waktu kesana bisa ditentukan nih. Bisa datang dini hari langsung mengejar sunrise, maupun datang di sore hari untuk istirahat terlebih dahulu, dilanjutkan dengan mengejar sunrise di pagi esok harinya. Kalau kalian datang sore hari, bisa banget jalan – jalan di Sembungan dulu menikmati Telaga Cebong . Danaunya bagus banget looh, bersih dan sering untuk mandi para bebek dan angsa J. Letak Telaga Cebong  ini sendiri berada tepat di bawah Bukit Sikunir, jadi dari danau ini bisa terlihat jelas Bukit Sikunirnya.

Mulai malam biasanya Sembungan mulai diselimuti kabut (karena dingin). Nah, enaknya minum kopi atau teh di homestay sambil ngobrol sama teman  – teman. Kalau mau keluar rumah boleh aja sih tapi ya gelap dan dingin banget hehe. Boleh juga kalau mau ngobrol sama warga sekitar, orang – orang sini sangat ramah dan welcome looh ke para tamu, jadi jangan sungkan.

Pagi dataaang, saatnya bangun untuk mengejar sunriseee. Biasanya pendakian dimulai pukul 04.00, atau bisa disesuaikan dengan waktu fajar. Tapiiii, disarankan sekali untuk keluar rumah sebelum jam itu. Lah ngapain? Waktu menjelang Subuh temperatur sudah lebih tinggi, sehingga udara lebih hangat dari waktu malam hari. Cobalah keluar dan melihat ke arah langit. Kamu akan dibuat terpesona oleh bintang – bintang yang luar biasa indah dan tampak begitu dekat. Inilah efek daerah yang berada di ketinggian dan tentunya daerah yang bebas polusi. Setelah menikmati langit sejenak bolehlah memulai pendakian ke Bukit Sikunir. Jangan lupa memakai pakaian hangat dan alas kaki yang aman yaa, disesuaikan saja dengan keperluan tubuhmu. Dan juga bawa senter (flash HP aja ga cukup yaa), air minum dan perlengkapan solat (untuk Solat Subuh).

Perjalanan dimulai dengan melewati jalan setapak menuju pintu pendakian. Buat yang bawa kendaraan bisa banget dibawa dan diparkirkan di tempat parkir yang disediakan ga jauh dari bukit. Nah, di pintu pendakian nanti ada tanda kalau kita bisa mulai mendaki dari situ, dan ada juga keterangan mengenai ketinggian Bukit Sikunir dan waktu pendakian. Bukit Sikunir hanya sekitar 2.263mdpl, sehingga rata – rata bisa ditempuh dalam waktu satu sampai satu setengah jam. Sunrise spotnya juga ada banyak, tergantung pengennya dari sebelah mana bisa diatur hehe. Oia, jalan pas pendakian lumayan gampang kok, soalnya sudah seperti  setapak, bahkan sudah diberi pagar pembatas, jadi aman. Once you get Puncak, kamu bakal nemuin bapak – bapak penjual pop mie, horeee! Kelaperan gara – gara mendaki jangan khawatir yaa pas di puncak langsung makan mie. Oia satu lagi, pas di puncak sinyal full! Jadi yang mau foto langsung posting ga ada masalah yaa, lancar banget soalnyaaa.

Selamat menikmati anugerah Tuhan yang setiap hari Dia berikan tanpa pamrih, sunrise. Golden Sunrise Sikunir, Best Sunrise Spot In Country. Memanjakan mata dengan kemegahan matahari terbit di negeri di atas awan. Take a look how God loves you so much 😀


About Admin

Menyediakan oleh - oleh Khas Wonosobo. Produk yang dihasilkan seperti Keripik Jamur, Carica, Kacang Dieng, Keripik Pare, dll.


Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *